Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

Membuat Animasi Bendera Berkibar dengan Blender 3D



Cara Membuat Animasi seperti diatas dengan Blender 3D:
1. Buka Aplikasi Blender 3D
   
(Blender ver 2.79)

2. Kita tekan del pada keyboard di kotak awal yang nampak pada gambar
    

3. Setelah kita delete, lalu tekan shift+A lalu klik mesh dan pilih plane


4. Lalu tekan huruf r + y pada keyboard untuk merotasi objek tersebut sehingga seperti ini, usahakan angle tepat pada 90 derajat agar objek tersebut tegak lurus.

5. Setelah angle objek tepat 90 derajat selanjutnya tekan huruf S + Y untuk melebarkan objek dan tekan S + Z untuk membuat tinggi objek tersebut

6. Selanjutnya tekan TAB pada keyboard untuk membuat objek mode (berwarna putih) menjadi edit mode (berwarna coklat) lalu tekan CTRL + R kemudian scrool mouse hingga muncul garis ungu banyak di objek tersebut, setelah muncul garis ungu banyak karna telah di scrool mouse, sekarang klik 2x hingga gambar seperti ini


7. Cara selanjutnya sama dengan cara diatas langsung saja tekan CTRL + R kemudian scrool kembali untuk memberi garis horizontal pada objek tersebut

8. Kemudian tekan A untuk menghilangkan seleksian tersebut (berwarna coklat), selanjutnya buat tali dengan tekan Numpad 5 atau klik view lalu tekan view persp/ortho kemudian lakukan pembuatan tali dengan cara klik right mouse + tekan shift hingga seperti ini 
9. Kemudian tekan lambang segitiga kebalik lalu klik lambang + pada kolom vertex group sehingga muncul group lalu tekan assign

10. Kemudian tekan lambang centang yang sebaris dengan segitiga kebalik yang terletak pada paling kanan kemudian klik tersebut lalu setting clothnya centang pinning lalu dibawah pinning jika masih kosong di klik hingga muncul tulisan group lalu klik dan untuk cloth collision untuk self collision di centang juga

11. Maka Bendera sudah terbuat untuk mengetesnya silakan diganti objek mode yang tadinya masih edit mode lalu di bar paling bawah ada button play silakan di play dan jika ingin memperhalus gambarnya bisa tekan smooth pada tombol di kiri

12. Pasti pada bertanya kenapa benderanya kok gabisa berkibar? Disini saya akan menerangkan bagaimana bendera itu akan berkibar, setelah anda buat benderanya silakan tekan SHIFT + A lalu pilih force field lalu pilih wind, setelah itu setting objek wind tadi untuk berada disebelah kiri bendera dengan di tarik ke kiri lalu rotate dengan menekan tombol R pada keyboard. Kalo sudah akan seperti pada gambar dibawah

13. Selanjutnya, setting kekuatan angin di strength kira-kira kasih 500-600 saja agar kekuatan angin tidak terlalu deras (pastikan kursor anda berada pada objek angin agar bisa di setting)
14. Selanjutnya jalankan objek tersebut kurang lebih seperti gambar dibawah
15. Setelah bendera berhasil berkibar saatnya memberi warna/tekstur tekan B lalu tarik setengah saja karna kita akan memberi warna yang berbeda setelah di tarik menuju menu material ubah namanya supaya lebih mudah menjadi merah setelah itu diffusenya di setting warna merah dan jangan lupa untuk menekan assign, untuk warna bawahnya caranya sama hingga hasil seperti ini


16. Untuk membuat tiangnya tekan SHIFT + A lalu pilih mesh lalu pilih cylinder untuk membesarkan tiang dan kecil tiang caranya seperti awal tadi yang membesarkan dan mengecilkan bendera lalu tarik ke samping bendera

17. Untuk membuat background silakan tekan NUMPAD 7 atau tekan view lalu Top setelah itu SHIFT + A pilih mesh lalu pilih plane besarkan dengan tekan S besarkan lalu tekan NUMPAD 11 atau tekan view lalu Front lalu tekan R + Y setting miring 
18. Tekan TAB lalu tarik menu yang kiri ke kanan hingga terbagi 2 layar, layar pertama solid disamping object mode diubah menjadi texture, lalu layar ke 2 ubah menjadi UV/IMAGE EDITOR jangan lupa di atas BLENDER RENDERnya diubah menjadi CYCLES RENDER setelah itu tekan IMAGE cari image yang diinginkan setelah itu tekan open image, dan setelah keluar gambar kursor dipindahkan ke kiri lalu tekan U dan UNWRAP
19. Lalu pilih menu material dan milih new ubah Colornya menjadi Image Texture pilih gambar yang telah anda pilih tadi 
20. Setelah jadi kita akan mengatur kamera tekan NUMPAD 0 atau view lalu pilih cameras lalu pilih active cameras, pastikan setelah itu kursor kita pada kameranya agar background atau yang lain-lainnya tidak terganggu lalu tekan R dan arahkan setelah itu tekan END pilih lock camera, zoom out dan setting sesuai kemauan anda dan zoom in kembali maka hasilnya akan seperti dibawah

21. Untuk memberi backsound kita arahkan mouse ke lambang kotak di pinggir kiri atau kita bisa sebut dengan nama 3D VIEW lalu pilih VIDEO SEQUENCE EDITOR lalu tekan menu ADD pilih SOUND masukkan musik yang anda inginkan lalu tekan ADD SOUND STRIP

22. Setelah semuanya kelar mari kita kembali ke 3D VIEW dan kita export animasi dari Blender menjadi MP4 file, pilih menu dengan gambar kamera di tools kanan lalu pilih format FFmpeg video dengan RGB, dibagian encoding presetsnya diubah menjadi h264 in MP4, containernya diubah menjadi MPEG-4, lalu jika tadi ada backsound maka dibagian audio codec diubah menjadi mp3

23. Dan tekan lambang openGL maka file MP4 akan terbentuk seperti video diatas

UNTUK HASIL VIDEONYA BISA DIDOWNLOAD DIBAWAH

Referensi:

Rabu, 24 Mei 2017

PENYEBAB UMUM KEGAGALAN SISTEM INFORMASI DAN PERAN PEMIMPIN DALAM E-GOVERNMENT

APA ITU SISTEM INFORMASI?
Sebelum mengetahui apa penyebab kegagalan sistem informasi kita harus mengetahui apa itu sistem informasi. Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Adapun dalam arti luas Sistem Informasi merujuk pada interaksi orang, proses algoritmik, data, dan teknologi.

TUJUAN SISTEM INFORMASI
Setelah mengetahui apa pengertian dari sistem informasi diatas, selanjutnya akan di jelaskan apa tujuan dari sistem informasi. Tujuan dari sistem informasi adalah untuk dapat menghasilkan informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh 3 pilar yaitu:
- Relevance ( Tepat kepada orangnya atau relevan)
- Timliness ( Tepat waktu)
- Accurate ( Tepat nilainya dan akurat)

KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, komponen kontrol, dan komponen jaringan. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
1) Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.
2) Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3) Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4) Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
5) Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
6) Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
7) Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).
8) Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal
yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
9) Komponen Jaringan
Untuk menghubungkan komputer-komputer perangkat keras dalam sebuah kesatuan diperlukan media untuk menghubungi antara hardware dan software sistem informasi yang digunakan di suatu perusahaan. Komponen jaringan terdiri dari hardware dan software jaringan. Hardware komponen jaringan berupa kartu penghubung jaringan (Network Interface Card), media penghubung jaringan, HUB (konsentrator), repeater, bridge, dan router. Komponen software jaringan berupa sistem operasi jaringan, network adapter drive, dan protokol jaringan.

PENERAPAN SISTEM INFORMASI 

Saat memulai penerapan, perusahaan ataupun organisasi harus memberi perhatian khusus pada pemilihan penjual perangkat lunak, pelatihan pemakai, dan peralihan. Ada beberapa pendekatan penerapan, tetapi untuk tiap pendekatan, pelatihan adalah komponen yang vital.

- Pemilihan Penjual

Dasar konsep proses bisnis di dalam perangkat lunak penjual harus menjadi kriteria utama dalam pemilihan penjual.Makin besar perbedaan antara proses di dalam perangkat lunak dengan proses organisasi saat ini, makin sulit penerapannya. Proses baru itu harus diterima para pemakai dan cukup mirip dengan proses yang ada sekarang sehingga penerapannya tidak menimbulkan stres yang tidak perlu.

- Pelatihan Pemakai

Pelatihan adalah bagian dari rancangan awal dan berlangsung sebelum, selama, dan setelah penerapan. Pelatihan berbeda dari sebagian besar pelatihan sistem informasi karena sering mengharuskan para pemakai untuk memahami proses bisnis diluar tugas pekerjaan pemakai.

- Pendekatan Peralihan

Sebagian besar analis memilih pendekatan bertahap untuk penerapan. Segmen-segmen sistem yang berkaitan dengan berbagai proses bisnis diterapkan berurutan sesuai tingkat kepentingannya bagi operasi bisnis.

PENYEBAB KEGAGALAN SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN 
Suatu sistem informasi dikatakan gagal jika sistem tersebut tidak mampu menunjang kebutuhan perusahaan. Kegagalan penerapan sistem informasi pada perusahaan jika sistem informasi tersebut tidak mencapai sasaran atau tujuan. Adapun, sistem informasi juga dapat dikatakan sia-sia jika tidak bermanfaat bagi perusahaan dan perusahaan tersebut telah mengeluarkan biaya yang tinggi untuk sistem informasi tetapi sistem informasi tersebut tidak dapat di pakai atau digunakan.
Adapun menurut Rosemary Cafasaro dalam O’Brien (1999) terdapat beberapa alasan yang dapat menyebabkan kegagalan ataupun kesuksesan penerapan sistem informasi dalam perusahaan. Terdapat faktor yang dapat menjadi penyebab kegagalan penerapan sistem informasi yaitu kurangnya dukungan dari manajemen eksekutif dan input dari end-user, pernyataan kebutuhan dan spesifikasi yang tidak lengkap dan selalu berubah-ubah serta inkompetensi secara teknologi.

PERAN PEMIMPIN DALAM E-GOVERNMENT
Pemimpin sangat memegang peranan dalam implementasi e-government. Banyak contoh kasus kesuksesan pembangunan e-government di berbagai negara, daerah atau kantor pemerintah disebabkan karena faktor kemampuan manajemen para pemimpinnya (leadership). Harus ditekankan dalam sosialisasi e-government di kalangan para pimpinan ini adalah manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan TIK dalam tata pemerintahan. Baik itu dari segi politis, ekonomi, produktivitas kerja pegawai dan juga citra di mata masyarakat. Dengan begitu pimpinan setidaknya bisa mengajak bawahannya, melalui mekanisme rapat seluruh satker misalnya, bagaimana pentingnya penggunaan e-government.

Kesimpulan
Dalam dunia perusahaan sistem informasi memiliki peranan yang sangat penting di dalamnya untuk dapat mencapai tujuan perusahaan. Tetapi keberhasilan perusahaan dapat terhambat oleh faktor-faktor yang dapat menggagalkan sistem informasi perusahaan tersebut, tetapi faktor tersebut dapat ditanggulangi dengan faktor-faktor yang dapat mensukseskan kembali kerberhasilan untuk mencapai tujuan perusahaan, karena disini saya membahas kegagalan jadi yang saya simpulkan disini hanyalah faktor kegagalan sistem informasinya. Lalu selanjutnya dalam E-Government, sistem informasi juga sama memiliki peranan penting untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang apa-apa yang berkaitan dengan pemerintahan. Didalam E-Government peran pemimpin sangat penting untuk memajukan ataupun mensukseskan pembangunan e-government seperti apa yang saya sampaikan diatas.

Source:
Source 1 >>
Source 2 >>
Source 3 >>
Source 5 >>